http://eckoshenlong.files.wordpress.com
File .torrent itu sebenarnya berisi informasi tentang dimana dan bagaimana mendownload file yang sebenarnya. Untuk membaca dan menggunakan file .torrent tersebut, dibutuhkan utility/aplikasi yang mengerti, antara lain :
Bit Torrent Client seperti uTorrent
http://www.utorrent.com/
atau Web Browser seperti Opera
http://www.opera.com/
Dengan menggunakan utility/aplikasi tersebut, file .torrent tadi akan dibaca, dan informasi mengenai file ‘asli’ nya akan bisa dipakai untuk mendownload file ‘asli’ tersebut.
Informasi di dalam .torrent antara lain adalah alamat server penghubung, yang berisi alamat-alamat komputer lain (Peer) yang memiliki file tersebut. Setelah data Peer lengkap, maka utlity/aplikasi Bit Torrent akan menghubungi Peer untuk meminta bagian-bagian dari file ‘asli’ tersebut. Dengan cara ini, Bit Torrent membuat anda bisa mendowload suatu file dari banyak sumber, sehingga (teorinya) bandwidth yang terpakai menjadi menyebar dan seharusnya bisa lebih cepat proses downloadnya.
Referensi :
Tapi, bisa saja yang terjadi adalah saat membaca informasi didalam .torrent tersebut, yang ditemukan adalah Peer lain yang tidak memiliki file tersebut namun juga ikut mencari seperti kita. Hasilnya, semua Peer akan saling menunggu dan saling berebut apabila ada Peer yang memiliki bagian file yang ‘asli’. Bahkan, bisa juga informasi di .torrent itu sudah terlalu tua, sehingga tidak ada Peer yang terhubung, alias file ‘asli’ nya sudah tidak ada yang menyediakan lagi.



